Blog

  • Polda Metro Sikat 157 Kejahatan Kurang dari Sepekan, Ratusan Orang Ditangkap

    Polda Metro Sikat 157 Kejahatan Kurang dari Sepekan, Ratusan Orang Ditangkap

    Polda Metro Sikat 157 Kejahatan Kurang dari Sepekan, Ratusan Orang Ditangkap

    Jakarta – Polda Metro Jaya mengungkap 157 kasus kejahatan selama pelaksanaan Operasi Sikat Jaya 2025 terhitung pada 24-27 November 2025. Total 240 pelaku kejahatan ditangkap.
    “Sebanyak 157 kasus berhasil diungkap dan 240 orang diamankan. Ini bukti keseriusan kami menjaga keamanan masyarakat. Kami berkomitmen hadir secara responsif dan profesional,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Jumat (28/11/2025).

    Dari para pelaku yang diamankan, 134 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dan 106 orang yang menjalani pembinaan. Kasus yang diungkap didominasi pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan, dan pencurian kendaraan bermotor.

    Budi memerinci wilayah dengan pengungkapan tertinggi, yakni Jakarta Utara, disusul Jakarta Timur dan Tangerang Selatan. Polisi menyita 39 motor, 1 mobil, 11 sajam, 2 senpi, 45 HP, dan uang tunai lebih dari Rp 5,5 juta selama pengungkapan.

    “Kerja sama dengan masyarakat sangat penting. Terima kasih atas dukungan yang membantu keberhasilan operasi,” ujarnya.

    Dia mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menjaga keamanan dan ketertiban. Dia juga meminta masyarakat melapor jika mendapati adanya dugaan tindak pidana di wilayah mereka masing-masing.

    “Jika membutuhkan bantuan polisi, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat 110. Layanan ini gratis dan harap digunakan secara bijak,” tuturnya.

  • Visitasi Uji Publik Monev KIP 2025 Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Visitasi Uji Publik Monev KIP 2025 Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Main Image
    NextUI hero Image

    Jakarta – Komisi Informasi Pusat (KIP) melakukan visitasi tim penilai dalam rangka uji publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik di Mabes Polri, Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro, bersama Wakil Ketua KIP Arya Sandhiyudha, Komisioner KIP Handoko Agung Saputro, serta sejumlah tim penilai dari KIP.

    Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kadivhumas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho dan Kadivpropam Polri, Irjen Abdul Karim didampingi Karo PID Brigjen Pol Tjahyono Saputro, Karo Penmas Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Penata Kehumasan Polri Utama Tk. II Brigjen Pol S. Erlangga, serta sejumlah pejabat utama Divisi Humas Polri.

    Rangkaian visitasi diawali dengan kunjungan ke Ruang Pengaduan (Yanduan) Divisi Propam Polri, dilanjutkan menuju Ruang Pelayanan Informasi Divisi Humas Polri, Ruang Pengaduan Informasi, Studio Mini Conference, Ruang Sistem Penerangan Masyarakat (Sipenmas), hingga Ruangan Sistem Pelayanan Informasi Terpadu (SPIT) Divisi Humas Polri. Setiap titik kunjungan menampilkan proses layanan informasi publik yang dijalankan Polri secara terintegrasi.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua KIP Donny Yoesgiantoro memberikan apresiasi atas komitmen Polri dalam membangun tata kelola keterbukaan informasi yang dinilainya lebih maju dibanding banyak badan publik lainnya.

    “Tidak ada badan publik yang memiliki struktur pengelolaan informasi selengkap Polri. Dengan adanya Kadiv Humas dan tiga biro yaitu Penmas, PID, dan Multimedia, Polri telah menunjukkan standar terbaik dalam pengelolaan informasi publik,” ujarnya.

    Donny menilai bahwa Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polri telah menjadi garda terdepan keterbukaan informasi dan patut menjadi contoh bagi lembaga publik lainnya. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara Polri dan Komisi Informasi.

    “Perkembangannya sangat baik dan tata kelola ini perlu ditularkan ke badan publik lain. Ke depan, sinergi dengan Komisi Informasi harus terus diperkuat, terutama melalui monitoring dan evaluasi internal secara konsisten,” tambahnya.

    Donny turut mendorong Polri untuk memperluas layanan keterbukaan informasi hingga ke tingkat Polda, Polres, bahkan Polsek melalui pengembangan portal layanan yang terintegrasi.

    Selain itu, Ketua KIP menekankan bahwa putusan Komisi Informasi merupakan produk hukum yang bersifat mengikat dan wajib dijalankan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

    “Kami berharap kerja sama dengan Polri semakin kuat agar setiap putusan Komisi Informasi dapat dipastikan pelaksanaannya. Keterbukaan informasi harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan badan publik,” ungkapnya.

  • Visitasi Uji Publik Monev KIP 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Visitasi Uji Publik Monev KIP 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Jakarta – Komisi Informasi Pusat (KIP) melakukan visitasi tim penilai dalam rangka uji publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik di Mabes Polri, Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 14.30 WIB. Rombongan dipimpin langsung oleh Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro, bersama Wakil Ketua KIP Arya Sandhiyudha, Komisioner KIP Handoko Agung Saputro, serta sejumlah tim penilai dari KIP.

    Kedatangan rombongan disambut hangat oleh Kadivhumas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho dan Kadivpropam Polri, Irjen Abdul Karim didampingi Karo PID Brigjen Pol Tjahyono Saputro, Karo Penmas Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Penata Kehumasan Polri Utama Tk. II Brigjen Pol S. Erlangga, serta sejumlah pejabat utama Divisi Humas Polri.

    Rangkaian visitasi diawali dengan kunjungan ke Ruang Pengaduan (Yanduan) Divisi Propam Polri, dilanjutkan menuju Ruang Pelayanan Informasi Divisi Humas Polri, Ruang Pengaduan Informasi, Studio Mini Conference, Ruang Sistem Penerangan Masyarakat (Sipenmas), hingga Ruangan Sistem Pelayanan Informasi Terpadu (SPIT) Divisi Humas Polri. Setiap titik kunjungan menampilkan proses layanan informasi publik yang dijalankan Polri secara terintegrasi.

    Pada kesempatan tersebut, Ketua KIP Donny Yoesgiantoro memberikan apresiasi atas komitmen Polri dalam membangun tata kelola keterbukaan informasi yang dinilainya lebih maju dibanding banyak badan publik lainnya.

    “Tidak ada badan publik yang memiliki struktur pengelolaan informasi selengkap Polri. Dengan adanya Kadiv Humas dan tiga biro yaitu Penmas, PID, dan Multimedia, Polri telah menunjukkan standar terbaik dalam pengelolaan informasi publik,” ujarnya.

    Donny menilai bahwa Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polri telah menjadi garda terdepan keterbukaan informasi dan patut menjadi contoh bagi lembaga publik lainnya. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara Polri dan Komisi Informasi.

    “Perkembangannya sangat baik dan tata kelola ini perlu ditularkan ke badan publik lain. Ke depan, sinergi dengan Komisi Informasi harus terus diperkuat, terutama melalui monitoring dan evaluasi internal secara konsisten,” tambahnya.

    Donny turut mendorong Polri untuk memperluas layanan keterbukaan informasi hingga ke tingkat Polda, Polres, bahkan Polsek melalui pengembangan portal layanan yang terintegrasi.

    Selain itu, Ketua KIP menekankan bahwa putusan Komisi Informasi merupakan produk hukum yang bersifat mengikat dan wajib dijalankan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

    “Kami berharap kerja sama dengan Polri semakin kuat agar setiap putusan Komisi Informasi dapat dipastikan pelaksanaannya. Keterbukaan informasi harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan badan publik,” ungkapnya.

    Kunjungan tersebut menjadi bagian dari proses penilaian nasional keterbukaan informasi publik dan menjadi momentum bagi Polri untuk terus memperkokoh transparansi dalam layanan kepada masyarakat.

  • Uji Publik Monev 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Uji Publik Monev 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Uji Publik Monev 2025, Ketua KIP Apresiasi Struktur Keterbukaan Informasi Polri

    Jakarta – Tim penilai Komisi Informasi Pusat (KIP) melakukan kunjungan dalam rangka uji publik Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik di Mabes Polri. KIP mengapresiasi struktur keterbukaan informasi di lingkungan Polri.
    Dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (28/11/2025), visitasi tim penilai KIP itu dilakukan pada Kamis kemarin. Ketua KIP, Donny Yoesgiantoro, memimpin langsung kunjungan tersebut, didampingi oleh Wakil Ketua KIP Arya Sandhiyudha, Komisioner KIP Handoko Agung Saputro, dan sejumlah tim penilai dari KIP.

    Kadiv Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho, dan Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim menyambut kedatangan rombongan KIP. Turut mendampingi Karo PID Brigjen Tjahyono Saputro, Karo Penmas Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Penata Kehumasan Polri Utama Tk. II Brigjen S. Erlangga, dan sejumlah pejabat utama Divisi Humas Polri.

    Tim penilai KIP memulai kegiatan visitasi dengan melihat Ruang Pengaduan (Yanduan) Divisi Propam Polri. Kemudian dilanjutkan menuju Ruang Pelayanan Informasi Divisi Humas Polri, Ruang Pengaduan Informasi, Studio Mini Conference, Ruang Sistem Penerangan Masyarakat (Sipenmas), hingga Ruangan Sistem Pelayanan Informasi Terpadu (SPIT) Divisi Humas Polri. Setiap titik kunjungan menampilkan proses layanan informasi publik yang dijalankan Polri secara terintegrasi.

    Dalam kesempatan itu, Ketua KIP Donny Yoesgiantoro menyampaikan apresiasi atas komitmen Polri dalam membangun tata kelola keterbukaan informasi. Dalam konteks itu, Donny menilai Polri lebih maju dibanding banyak badan publik lainnya.

    “Tidak ada badan publik yang memiliki struktur pengelolaan informasi selengkap Polri. Dengan adanya Kadiv Humas dan tiga biro yaitu Penmas, PID, dan Multimedia, Polri telah menunjukkan standar terbaik dalam pengelolaan informasi publik,” ujar Donny.

    Donny menilai Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Polri telah menjadi garda terdepan keterbukaan informasi dan patut menjadi contoh bagi lembaga publik lainnya. Dia juga menegaskan pentingnya sinergi berkelanjutan antara Polri dan Komisi Informasi.

    “Perkembangannya sangat baik dan tata kelola ini perlu ditularkan ke badan publik lain. Ke depan, sinergi dengan Komisi Informasi harus terus diperkuat, terutama melalui monitoring dan evaluasi internal secara konsisten,” ujarnya.

    Donny turut mendorong Polri untuk memperluas layanan keterbukaan informasi hingga ke tingkat Polda, Polres, dan Polsek melalui pengembangan portal layanan yang terintegrasi.

    Selain itu, Donny menekankan bahwa putusan Komisi Informasi merupakan produk hukum yang bersifat mengikat dan wajib dijalankan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008.

    “Kami berharap kerja sama dengan Polri semakin kuat agar setiap putusan Komisi Informasi dapat dipastikan pelaksanaannya. Keterbukaan informasi harus menjadi prioritas dalam setiap kebijakan badan publik,” ungkapnya.

  • Kapolda Metro Jaya Dan Wakapolda Cek Fasilitas Operasional SPPG Polri Di Palmerah

    Kapolda Metro Jaya Dan Wakapolda Cek Fasilitas Operasional SPPG Polri Di Palmerah

    Kapolda Metro Jaya Dan Wakapolda Cek Fasilitas Operasional SPPG Polri Di Palmerah

    Jakarta — Kapolda Metro Jaya bersama Wakapolda Metro Jaya melakukan pengecekan fasilitas dan operasional di SPPG Polri Palmerah, Jakarta Barat, pada Kamis, 27 November 2025 pukul 11.30 WIB.

    Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan sarana prasarana serta kualitas pelayanan yang diberikan SPPG dalam mendukung tugas kepolisian. Dalam pengecekan tersebut, Kapolda dan Wakapolda meninjau sejumlah fasilitas utama serta memberikan arahan terkait peningkatan kinerja dan pelayanan publik.

    Turut hadir dalam kegiatan ini Irwasda Polda Metro Jaya, Karorena Polda Metro Jaya, serta Kapolres Metro Jakarta Barat. Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Polda Metro Jaya dalam meningkatkan profesionalisme dan mutu pelayanan kepada masyarakat.

  • Detik-detik Ayah Tiri Bunuh Alvaro Terungkap di Prarekonstruksi

    Detik-detik Ayah Tiri Bunuh Alvaro Terungkap di Prarekonstruksi

    Detik-detik Ayah Tiri Bunuh Alvaro Terungkap di Prarekonstruksi

    Jakarta – Polisi menggelar prarekonstruksi kasus tewasnya bocah Alvaro Kiano Nugroho (6) oleh ayah tirinya, Alex Iskandar (AI). Prarekonstruksi digelar guna membuat terang suatu peristiwa.
    “Pelaksanaan prarekonstruksi ini dilaksanakan untuk mengetahui dan membuat terang suatu peristiwa,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto, Kamis (27/11/2025).

    Prarekonstruksi digelar pada Jumat (21/11) lalu setelah tersangka dimintai keterangan. Dalam video tersebut, diperlihatkan rumah pelaku yang menjadi tempat pembunuhan Alvaro.

    Pelaku mengambil sebuah handuk berwarna coklat dari tempatnya. Kemudian membekap Alvaro dalam keadaan telentang di lantai beberapa saat.

    Kemudian setelah Alvaro dilihat pelaku tak bergerak, langsung dibawa ke garasi mobil. Alvaro ditaruh tergeletak di belakang mobil miliknya.

    Setelah beberapa hari, pelaku kemudian membawa jenazah Alvaro untuk dibuang. Jenazah ditaruh di bangku tengah dan pelaku membawanya dengan mobil.

    Sebelumnya, bocah Alvaro Kiano Nugroho (6) sempat diiming-imingi makanan dan mainan oleh ayah tiri Alvaro, Alex Iskandar (AI), sebelum diculik. Saat itu Alvaro sedang berada di masjid.

    “AKN karena sudah kenal dengan AI karena ini merupakan ayah tirinya dan selanjutnya karena AI juga menjanjikan AKN untuk bersama-sama dengan dia keluar untuk mau membeli mainan dan makanan,” kata Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly kepada wartawan di kantornya.

    Kemudian, mereka berdua pergi dari masjid tersebut. Di tengah perjalanan, tersangka mengajak Alvaro ke rumahnya dengan dalih membersihkan diri.

    “Sampai di rumah itulah, karena AKN ini rewel dan nangis ingin pulang, dan mainan yang dijanjikan itu tidak kunjung ada, belum dibeli. Akhirnya dari situlah karena AKN rewel, nangis, akhirnya keluar dari situ,” tuturnya.

    Tersangka kemudian menyekap Alvaro dengan handuk. Alvaro juga dicekik serta ditindih oleh tersangka selama tiga menit hingga tak bergerak.

  • Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Disaat  Tangis Penyandang Disabilitas Ini Pecah dalam Pelukan Polisi

    Blitar – Para undangan yang hadir di Pendopo Ronggo Hadinegoro Pemkab Blitar terpana. Seorang wanita difabel tiba-tiba bicara lantang soal kepedulian Kapolres Blitar.

    Saking semangatnya dia bercerita, tubuhnya lemah dan terkulai lemas merosot dari kursi rodanya. Walaupun begitu, dia tetap semangat bercerita, bagaimana AKBP Budi Hermanto membantu kawan-kawan difabelnya.


    “Beliau berbagi di seluruh nusantara. Tidak hanya tempat di mana beliau bertugas. Saya sangat bangga pada beliau, saya bangga pada beliau,” teriak Eka Wulandari histeris di belakang stage pendopo Pemkab Blitar, Sabtu (15/2/2020).

    Mendengar ucapan wanita berhijab itu, semua yang di dekatnya tak kuasa menahan air mata. Termasuk Kapolres Blitar AKBP Budi Hermanto yang mendekat dan merangkul Eka. Buher panggilan akrab kapolres, terus menyeka air mata sambil membimbing Eka masuk ke dalam ruang tamu pendopo.

    Eka merupakan satu di antara penyandang disabilitas Yayasan Ganesha Batu. Dia dan beberapa temannya, pernah mendapat sentuhan kepedulian Buher ketika menjabat sebagai Kapolres Batu.

    Hari ini, Eka turut diundang ke Blitar untuk bertemu sesama penyandang difabel yang menerima bantuan kursi roda, brace dan Al Quran braile. Bentuk kepedulian kapolres inilah rupanya yang terpatri di jiwa penyandang difabel ini.

    Tangis Eka pecah, ketika Buher menggendongnya keluar pendopo untuk masuk mobil rombongannya kembali pulang ke Batu. Pemandangan ini, membuat hampir semua yang melihat tak kuasa membendung air mata.

    “Kaum difabel ini merupakan warga kita juga. Saudara-saudara kita juga. Kita bangun teori berkomunikasi, koordinasi dan kolaborasi. Nah di Blitar Berbagi Senyum, bukan karena kita mampu. Tapi saya harap mulai sekarang dari diri kita sendiri, mulai peduli dengan mereka. Jangan malu dengan keberadaan mereka. Tapi mari kita gandeng agar dapat berjalan bersama-sama. Untuk itu kesempurnaan yang saat ini kita miliki harus dipergunakan sebaik mungkin untuk membantu sesama,” tutur Buher kepada wartawan.

    Buher berharap, apa yang telah dimulainya akan diteruskan baik oleh Pemkab Blitar, maupun kapolres baru yang menggantikannya. Buher sendiri akan menjalani tugas baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel.

  • Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Momen Haru Disaat Kaum Disabiltas Berdoa Untuk Kesuksesan Karir Polisi Langka Kombes Pol Budi Hermanto

    Langkah AKBP Budi Hermanto untuk mengemban jabatan baru sebagai Wadirresnarkoba Polda Kalsel, terasa berat. Bukan tak amanah, namun begitu banyak kenangan yang harus ditinggalkan di Kabupaten Blitar, Jawa Timur. Meski hanya menjabat empat bulan sebagai Kapolres Blitar, sosok Buher, sapaan lulusan Akpol tahun 2000 ini, mampu memberikan kesan mendalam bagi masyarakat dan pemerintah setempat. “Jika boleh memilih kami sangat berharap Kapolres Buher masih di Blitar. Namun kariernya harus terus naik. Kami doakan sukses di tempat yang baru,” ujar Bupati Blitar, Rijanto pada acara Blitar Berbagi Senyum, Sabtu (15/2).

    Blitar Berbagi Senyum merupakan acara yang digelar Polres Blitar yang berisi penyerahan Alquran Braile, kursi roda, kaki palsu, dan brace bagi kaum disabilitas. Acara ini merupakan salah satu rangkaian perpisahan Buher. Terasa spesial karena dihadiri putri Wakil Presiden RI, Siti Nur Azizah Ma’ruf bersama suaminya, Muhammad Rapsel Ali, dari Komisi VIII DPR RI. “Melihat kepedulian dan keberhasilannya membina kaum disabilitas di Blitar, kita berharap akan lahir pejabat-pejabat lain seperti Buher,” puji Azizah. Kapolres Blitar di tangan AKBP Buher memang berhasil membina kaum disabilitas di daerah tersebut. Mereka yang selama dipandang sebelah mata, mampu dilatih untuk menghasilkan karya bernilai ekonomi. Batik percik karya kaum disabilitas binaan kini sukses menembus pasar internasional.

    “Bagi kami AKBP Buher adalah sosok polisi langka. Tak banyak yang punya kepedulian seperti dia. Misi kami sama dengan beliau, membina kaum disabilitas yang selama ini kurang mendapat perhatian,” tutur Ali Sadikin dari Kick Andy Foundation. Usai acara Blitar Berbagi Senyum, suasana haru terlihat saat sejumlah penyandang disabilitas mengucapkan salam perpisahan untuk Buher dan istri. Semakin emosional saat Buher bersedia memenuhi permintaan seorang anak ingin digendong menuju kendaraan yang membawanya pulang.

    “Doa kami untuk Pak Kapolres semoga sukses di tempat yang baru. Kami tak akan pernah melupakan kebaikan dan perhatian selama beliau menjabat,” ungkap seorang penyandang disabilitas

  • Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota

    Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota

    Peduli Disabilitas Gubernur Jatim Berikan Penghargaan Buat Kombes Pol Budi Hermanto saat Jabat Kapolresta Malang Kota

    Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat memberikan penghargaan kepada Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto sebagai salah satu sosok yang peduli terhadap disabilitas di Unggul Cemara Ballroom Malang, Kamis (8/12/2022). (Foto: Dok. Humas Polresta Malang Kota)

    JATIMTIMES – Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa memberikan penghargaan kepada Polresta Malang Kota sebagai institusi peduli disabilitas yang diterima Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto.

    Penyerahan penghargaan dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa kepada Kombes Pol Budi Hermanto beserta dua institusi lainnya secara simbolis di momentum Puncak Hari Disabilitas Internasional Provinsi Jatim Tahun 2022 di Unggul Cemara Ballroom Malang, Kamis (8/12/2022).

    Khofifah menjelaskan, alasan diberikannya penghargaan kepada Polresta Malang Kota sebagai institusi peduli disabilitas dikarenakan Polresta Malang Kota telah membuka ruang dan peluang kerja bagi para penyandang disabilitas.

    “Ada di antara mereka yang menjadi konten kreator, ada yang menjadi humas di Polresta Malang Kota. Ini akan menjadi referensi bagi institusi lainnya bahwa mereka memiliki awareness, peluang dan kesempatan yang diberikan kepada penyandang disabilitas untuk berkarya,” ujar Khofifah kepada Jatim Times.

    Lebih lanjut, orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Provinsi Jatim itu menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tiga pihak yang dianggap memiliki kepedulian tinggi terhadap penyandang disabilitas.

    Di antaranya Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto sebagai pucuk pimpinan Polresta Malang Kota. Kemudian Maskurun, seorang perempuan pendiri Rumah Qur’an Sahabat Tuli Kediri, serta PT Sumber Alfaria Triajaya (Alfamart).

    “Kami sangat mengapresiasi dan akan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada orang-orang hebat yang telah peduli dengan disabilitas,” terang Khofifah.

    Sementara itu, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Budi Hermanto mengaku kaget dan merasa terharu atas penghargaan yang diterima Polresta Malang Kota dari Gubernur Provinsi Jatim Khofifah Indar Parawansa sebagai institusi peduli disabilitas.

    “Kami melakukan rekutmen saudara-saudara disabilitas ini, murni karena melihat kemampuan mereka dan hal ini sudah berjalan selama sembilan bulan,” jelas perwira polisi yang akrab disapa Buher.

    Perwira polisi dengan tiga melati dipundaknya ini menjelaskan, Polresta Malang Kota telah melakukan penerimaan empat staf dari penyandang disabilitas dengan penempatan yang berbeda.

    Keempat staf tersebut yakni Fany Akbar dan Rara Lingga Mardiani di bagian Humas Polresta Malang Kota. Fatrullah Budi Harianto ditempatkan di bagian SKCK Sat Intelkam Polresta Malang Kota. Sedangkan Ni Putu Ayu Nouvalyta Endrajaya, ditempatkan di Bagian Perencanaan (Bagren) Polresta Malang Kota.

    “Dengan adanya empat orang disabilitas tersebut, dapat menjadi semangat, motivasi, serta contoh bagi personel lainnya untuk bisa bekerja lebih baik,” pungkas Buher.

     

  • Kadiv Humas Ajak Kapolda dan Kapolres Sampaikan Kebaikan Polisi ke Publik

    Kadiv Humas Ajak Kapolda dan Kapolres Sampaikan Kebaikan Polisi ke Publik

    Kadiv Humas Ajak Kapolda dan Kapolres Sampaikan Kebaikan Polisi ke Publik

    Kadiv Humas Polri Irjen Pol Sandi Nugroho menegaskan bahwa komunikasi publik adalah fondasi utama bagi Polri yang modern dan dipercaya masyarakat.  Pesan ini ia sampaikan di hadapan 36 Kapolda dan 508 Kapolres se-Indonesia pada Apel Kasatwil 2025, Selasa (25/11/2025), di Mako Satuan Latihan Korbrimob, Cikeas, Bogor. Mengusung tema “Transformasi Polri yang Profesional untuk Masyarakat”, apel berlangsung 24–26 November dan menjadi momentum konsolidasi besar bagi jajaran kepolisian.

    Dalam paparannya, Sandi mengingatkan bahwa kerja polisi sehari-hari harus diketahui publik sebagai bukti nyata kehadiran Polri. “Kebaikan polisi jangan ditutup-tutupi. Apa yang sudah dikerjakan anggota kita setiap hari harus sampai ke publik,” ujarnya. Ia menekankan bahwa kanal resmi seperti SPIT Media Hub dan Policetube kini menjadi sarana transparansi, sekaligus memudahkan masyarakat dan media mengakses informasi. Selain itu, Sandi mendorong penguatan PPID di setiap Polda dan Polres agar layanan informasi publik lebih profesional. Baca juga: Di Depan Tim Reformasi Polri, Sukahet Minta Polisi Tak Boleh Menahan Orang dengan Alasan Subjektif “Ini bukan sekadar kewajiban administrasi, tetapi wujud penghormatan kita kepada hak masyarakat untuk tahu,” tegasnya.

    Tak hanya soal transparansi, ia juga menyoroti ancaman hoaks dan provokasi di ruang digital.  Menurutnya, Polri harus hadir dengan narasi sejak pra-aksi, saat aksi, hingga pasca aksi agar ruang publik tidak dikuasai rumor. “Di era digital, kecepatan dan ketepatan informasi menjadi kunci. Kalau kita tidak hadir, framing sepihak akan menguasai ruang publik,” katanya. Menutup paparannya, Sandi mengajak seluruh Kapolda dan Kapolres menjadi penggerak utama transformasi komunikasi Polri. “Kita semua pengemban fungsi kehumasan. Di manapun kita bertugas, kewajiban kita adalah memuliakan profesi kepolisian melalui kerja yang baik dan komunikasi yang benar,” tandasnya.